Postingan

Menampilkan postingan dengan label Cerpen

Setapak

        Gema adzan subuh mengusik tidur nyenyakku pagi ini.  Jika hari-hari biasanya aku akan memilih untuk menutup telingaku dengan bantal dan menarik selimutku lalu melanjutkan tidur, berbeda dengan pagi ini. Aku segera menyingkap selimutku, milipatnya menjadi bentuk persegi panjang lalu bergegas mengambil wudu dan menunaikan kewajibanku.         Seperti yang telah aku,   Reza, Rivan, dan Dina rencanakan kemarin,   bahwa hari ini kami akan pergi mendaki.   Segala keperluanku telah aku siapkan semalam. Namun,   seperti sudah kebiasaanku.   Aku akan memeriksa kembali barang barang yang akan kubawa dua hingga tiga kali sebelum aku pergi. Sudah seperti itupun terkadang masih ada barang yang lupa kubawa. Aku ini memang ceroboh .   Aku tidak ingin ada barang yang tertinggal dalam pendakian pertamaku ini, aku ingin segalanya sempurna seperti yang telah aku rencanakan.         Selesai memeriksa ...

Sewajarnya

        Pagi ini entah sudah pagi ke berapa kalinnya aku berangkat menuju sekolah bersama nayla. Matahari bulan Desember  bersinar dengan teriknya di padukan dengan bersihnya langit biru. Aku dan nayla sudah mengenal satu sama lain sejak SMP karena Nayla merupakan tetangga sahabatku, yang setiap pulang sekolah selalu menghampiri ke kelasku untuk pulang bersama sahabatku bernama lala. Dan tentu saja sifat nayla yang ramah juga lah yang membuatku mengenalnya. “ta, aku pengen pindah asrama nggak betah aku setiap hari kayak gini, aku nggak suka sama asrama ini!”.ucapnya dengan nada melas sambil tetap melihat kedepan. “jangan gitu nay, sabar  beberapa bulan juga kakak kelas di samping kamar kita udah lulus” ucapku sambil menatap kearah nayla. “masalahnya bukan itu aja, ya aku emang gk suka aja disini”jawabnya nayla “ya udah deh terserah kamu” setelah itu yang ditatap pun tetap memandang kedepan tanpa ada jawaban sedikit pun, dan hanya ada keheninggan diantara ka...

Pemuda di Sudut Negeri

Namaku Arya Winanda, seorang anak yang terlahir dan dibesarkan oleh keluarga yang sangat sederhana di sebuah pulau paling barat Indonesia lebih tepatnya di Kepulauan Anambas. Bagi sebagian orang pulau ini terasa asing bagi mereka karena tidak sepopuler Raja Ampat. Tetapi bagiku pulau ini adalah pulau dengan sejuta keindahan di dalamnya. Airnya yang sangat jernih, biota laut yang sangat indah, di tambah lagi dengan keadaannya yang masih sangat alami. Aku adalah seorang remaja yang memiliki segudang harapan terhadap negeri ini, bagiku menjadi generasi milenial bukan hanya sekadar cerdas dan  mampu menggunakan teknologi tetapi generasi milenial itu adalah seseorang yang mampu menjaga, melindungi, dan membanggakan negerinya di era globalisasi sekarang ini. Aku memang sangat menyukai keindahan alam, itulah sebabnya aku bergabung dengan komunitas pecinta lingkungan yang ada di Pulau Anambas. Bagiku, dengan bergabung dalam komunitas ini aku bisa ikut serta menjaga kelestarian alam Pulau A...